Dalam bisnis properti, Anda harus menjadi pemasar yang tangguh.

Sepuluh doktrin dalam bisnis properti, yaitu lokasi dan akses, tema dan master plan, fasilitas, kualitas, lingkungan, layanan, gaya hidup, partisipasi, janji, dan pertambahan nilai.

Mampu bertahan dalam ketidakpastian adalah salah satu syarat berkecimpung dalam bisnis properti.

Saya selalu memilih investasi ketika bisnis properti baru mulai berkembang karena tingkat persaingan masih rendah dan nilai investasi masih minim.

Visi ada pada urutan pertama dan utama dalam bisnis properti. Karena visi adalah guidance (pedoman)

Modal utama membangun sebuah properti bukan dana, tetapi otak.

Pasar komersial yang sehat berarti lebih banyak pekerjaan, kemudian orang-orang bisa membeli rumah karena pasar komersial menggerakkan pasar residential.

Tidak peduli siklus dan bencana finansial, nilai dari properti selalu naik sepanjang waktu dan pendapatan pengembaliannya telah sangat kompetitif khusus dengan dasar risiko yang bisa disesuaikan.

Saat menjual suatu properti, pertahankan penampilan terbaik properti tersebut.

Seringkali “kemerosotan” dalam properti sebenarnya tidak lebih dari nilai yang “datar” atau “tidak bergerak”. Nilai dari pasar tidak akan hancur karena mereka akan selalu naik dan naik.

Jika dalam pengembangan bisnis properti, Anda memerlukan pihak lain untuk bermitra, pertama-tama yang harus dikerjakan terlebih dahulu adalah memperbaiki kinerja perusahaan Anda.

Jika Anda tidak memiliki cukup uang, pinjamlah. Jangan biarkan kesempatan memiliki properti yang Anda idamkan itu terlewatkan.

Follow instagram@katamutiara