Tag: Orang Miskin

Orang kaya meminta saran dari orang yang lebih kaya dari mereka. Orang miskin meminta saran dari teman mereka, yang sama bangkrutnya dengan mereka.

Orang kaya adalah pakar dalam bidang mereka. Orang kelas menengah itu tidak terlalu menguasai bidang mereka. Orang miskin tidak menguasai bidang mereka.

Orang miskin dan kelas menengah percaya, bila saya memiliki banyak uang, maka saya bisa melakukan apa yang saya inginkan dan saya akan menjadi sukses. Orang kaya percaya, bila saya menjadi orang yang sukses, saya akan bisa melakukan apa pun yang perlu saya lakukan untuk memiliki apa yang saya inginkan, termasuk banyak uang.

Orang kaya memahami urutan untuk sukses adalah jadilah, lakukan, milikilah. Orang miskin dan kelas menengah percaya bahwa urutan untuk sukses adalah milikilah, lakukan, jadilah.

Orang miskin sering kali mencoba untuk membuktikan bahwa mereka benar. Mereka mengenakan topeng seolah-olah mereka telah mengetahui segalanya, dan hanya sejumlah serangan nasib buruk atau masalah sementara di jagad raya yang telah membuat mereka bangkrut atau sengsara.

Orang kaya terus-menerus belajar dan tumbuh. Orang miskin berpikir, mereka telah tahu.

Orang miskin dan sebagian besar kelas menengah tidak bersedia untuk tidak nyaman. Ingat, hidup nyaman adalah prioritas terbesar mereka.

Orang kaya tidak mendasarkan tindakan mereka pada apa yang mudah dan nyaman. Cara hidup seperti itu diperuntukkan untuk orang miskin dan sebagian besar orang kelas menengah.

Orang kaya bertindak tanpa peduli dengan rasa takut. Orang miskin membiarkan rasa takut menghentikan mereka.

Orang miskin bekerja keras dan menghabiskan semua uang mereka, yang menyebabkan mereka harus bekerja keras selamanya. Orang kaya bekerja keras, menabung, dan kemudian menginvestasikan uang mereka sehingga mereka tidak pernah bekerja lagi.

Orang kaya membeli aset, sesuatu yang akan meningkat nilainya. Orang miskin membeli barang-barang, sesuatu yang pasti akan berkurang nilainya.

Orang miskin bekerja untuk mendapatkan uang agar bisa hidup pada hari itu, sementara orang kaya bekerja untuk mendapatkan uang guna membayar investasi mereka, yang pada akhirnya akan menjadi pendapatan mereka di masa depan.

Orang kaya memiliki banyak uang tetapi hanya sedikit membelanjakan uangnya, sementara orang miskin memiliki sedikit uang dan menghabiskan banyak uang.

Orang miskin berpikir jangka pendek. Mereka menjalani hidup mereka dengan berbasis pada kepuasan seketika.

Orang kaya membuat uang mereka bekerja keras untuk mereka. Orang miskin bekerja keras demi uang mereka.

Orang yang sejahtera tidak lebih cerdas daripada orang miskin. Mereka hanya memiliki kebiasaan terkait uang yang berbeda dan lebih mendukung.

Orang kaya mengelola uang mereka dengan baik. Orang miskin tidak mampu mengelola uang mereka dengan baik.

Orang kaya meluangkan waktu dan tenaga untuk belajar tentang investasi dan berinvestasi. Mereka bangga dengan diri mereka karena telah menjadi investor yang hebat atau setidaknya menyewa investor yang hebat untuk berinvestasi bagi mereka. Orang miskin berpikir investasi hanya untuk orang kaya, sehingga mereka tidak pernah belajar tentang hal itu dan tetap bangkrut.

Orang kaya fokus pada aset mereka. Orang miskin fokus pada pendapatan mereka.

Orang kaya berpikir keduanya. Orang miskin berpikir salah satu.

Sedang mencari kost yang murah dan nyaman? KlikSewaKost.com