Jika anda mencari rumah untuk Anda tinggali, belilah dengan hati Anda. Namun, jika Anda ingin berinvestasi, gunakan pemikiran Anda.

Pertahankan objektivitas, lakukan analisis, dan jika itu tidak memberikan memberikan pengembalian ekonomis yang Anda inginkan, tinggalkan investasi properti tersebut.

Investasikan lagi keuntungan yang diperoleh untuk membangun aset dengan berinvestasi pada properti lainnya dan bukan membeli barang konsumtif.

Saya selalu memilih investasi ketika bisnis properti baru mulai berkembang karena tingkat persaingan masih rendah dan nilai investasi masih minim.

Properti merupakan sarana investasi yang paling mudah, paling dapat diandalkan, dan paling konsisten, sehingga dengan sedikit kecerdasan finansial saja Anda akan memperoleh keuntungan.

Belilah semua properti yang bisa Anda beli. Carilah tempat yang unik dan Anda akan menghasilkan banyak uang jika berinvestasi pada properti seperti ini.

Perlu waktu lama bagi investor untuk menjadi cukup canggih untuk menyadari betapa sederhananya.

Orang kaya meluangkan waktu dan tenaga untuk belajar tentang investasi dan berinvestasi. Mereka bangga dengan diri mereka karena telah menjadi investor yang hebat atau setidaknya menyewa investor yang hebat untuk berinvestasi bagi mereka. Orang miskin ber

Ingat, uang adalah energi. Banyak orang memberikan energi untuk pekerjaan dan mendapatkan uang. Orang yang mencapai kebebasan finansial telah belajar cara untuk mengganti investasi dari energi kerja mereka dengan bentuk energi lainnya. Bentuk ini mencakup

Orang miskin bekerja keras dan menghabiskan semua uang mereka, yang menyebabkan mereka harus bekerja keras selamanya. Orang kaya bekerja keras, menabung, dan kemudian menginvestasikan uang mereka sehingga mereka tidak pernah bekerja lagi.

Follow instagram@katamutiara